Inspira Talk, Jawa Barat – Kepemimpinan Ketua PMMBN PW Jawa Barat dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan semangat dan kinerja anggota organisasi.
Gaya kepemimpinan yang aktif, komunikatif, dan dekat dengan anggota membuat organisasi tetap berjalan dengan baik meskipun berasal dari latar belakang kampus yang beragam.
PMMBN PW Jawa Barat merupakan organisasi mahasiswa yang menghimpun anggota dari berbagai kampus, baik kampus besar maupun kampus kecil.
Dalam menjalankan organisasi ini, peran ketua menjadi sangat penting karena menjadi penggerak utama dalam komunikasi, pengambilan keputusan, dan pelaksanaan program kerja.
Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu anggota PMMBN PW Jawa Barat, kepemimpinan ketua selama ini dinilai cukup baik. Ketua dianggap mampu mengayomi seluruh anggota tanpa membedakan asal kampus.
“Kepemimpinan ketua bagus, karena bisa mengayomi semuanya, mulai dari kampus-kampus kecil,” ujar salah satu anggota PMMBN PW Jawa Barat.
Baca Juga: Cara Diet Sehat dan Cepat: Panduan Aman Turunkan Berat Badan
Kepemimpinan tersebut dirasakan langsung oleh anggota dalam aktivitas organisasi sehari-hari. Ketua dinilai aktif berkomunikasi dan sering terlibat langsung dalam kegiatan, sehingga anggota merasa lebih dekat dan tidak sungkan untuk berpartisipasi.
Gaya kepemimpinan yang aktif dan terbuka memberikan dampak positif terhadap semangat anggota. Anggota merasa dihargai dan diperhatikan, sehingga lebih termotivasi untuk ikut terlibat dalam kegiatan organisasi.
“Gaya kepemimpinan itu sangat berpengaruh. Kalau ketuanya aktif dan bisa berkomunikasi dengan baik, anggota jadi merasa dianggap dan lebih semangat,” jelas narasumber.
Selain itu, komunikasi yang baik antara ketua dan anggota membuat koordinasi program menjadi lebih lancar. Setiap kegiatan dapat direncanakan dan dijalankan dengan lebih terarah karena adanya komunikasi yang cukup intens.
Menurut anggota, komunikasi merupakan kunci utama agar organisasi tetap aktif dan solid.
“Kunci paling utama dalam aktifnya organisasi itu komunikasi. Sejauh ini, komunikasi ketua dengan anggota cukup baik,” tambahnya.
Baca Juga: Tips Atur Keuangan! Bukan Cuma Rumus, Tapi Mindset Juga Harus Tepat
Kepemimpinan ketua PMMBN PW Jawa Barat memiliki beberapa kelebihan, salah satunya adalah kemampuan untuk turun langsung ke lapangan dan berinteraksi dengan anggota. Hal ini membuat ketua lebih memahami kondisi anggota dan kebutuhan organisasi.
“Kelebihannya, ketua bisa turun langsung ke lapangan,” kata narasumber.
Namun, di sisi lain, kepemimpinan ini juga menghadapi tantangan. Dengan anggota yang berasal dari berbagai kampus dan latar belakang, ketua dituntut untuk terus memperluas jaringan relasi, mengatur kader dengan baik, serta menjaga kekompakan organisasi.
“Tantangannya, perlu memperluas jaringan relasi, distribusi kader yang baik, dan organisasi harus lebih kompak lagi,” ungkapnya.
Dari sudut pandang perilaku organisasi, kepemimpinan Ketua PMMBN PW Jawa Barat dapat dilihat melalui dua konsep utama, yaitu kepemimpinan dan komunikasi.
Kepemimpinan yang aktif dan dekat dengan anggota mampu meningkatkan motivasi anggota dalam berorganisasi.
Sementara itu, komunikasi yang baik membantu menciptakan kerja sama yang harmonis dan mengurangi kesalahpahaman antaranggota. Kedua konsep ini berperan besar dalam meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan.
Agar kinerja PMMBN PW Jawa Barat semakin optimal ke depan, beberapa hal berikut dapat menjadi perhatian bersama:
• Meningkatkan kekompakan antaranggota melalui kegiatan bersama,
• Aktif memperluas jaringan relasi ke kampus-kampus lain,
• Menjaga komunikasi yang terbuka antara ketua dan anggota.
Dengan kepemimpinan yang semakin solid dan komunikasi yang baik, PMMBN PW Jawa Barat diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi anggotanya.***
Penulis: Mutiara Az Zahra Firdausi