Cirebon, Inspira Talk – Selasa, 22 April 2025 menjadi momentum penting bagi Marwah Fitriya, pemudi asal Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, yang berhasil mencatatkan namanya dalam 3 besar peserta terbaik dalam ajang Pemuda Pelopor Bidang Pendidikan tingkat Kabupaten. Keberhasilan ini di raih setelah melalui proses seleksi ketat dari banyak peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Cirebon.
Marwah tampil membawa program unggulannya yang ia rintis secara mandiri, yakni Bimbingan Belajar di Rumah Gratis untuk Semua Siswa. Program ini menjadi jawaban atas keprihatinan Marwah terhadap masih banyaknya anak-anak di lingkungannya yang kesulitan mengakses layanan bimbingan belajar tambahan karena keterbatasan ekonomi.
Sebagai bagian dari proses penilaian, pada hari Selasa (22/4), tim juri dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon melakukan kunjungan langsung ke lokasi program yang di kelola Marwah.
Kegiatan ini dikenal sebagai fact finding atau survei lapangan, di mana juri menilai langsung dampak nyata dan keberlanjutan dari program yang diajukan oleh peserta lomba.
Dalam wawancaranya, Marwah menjelaskan bahwa ketertarikannya pada dunia pendidikan telah tumbuh sejak tahun 2020. Ia memulai perjalanannya sebagai tenaga pendidik di berbagai lembaga pendidikan usia dini seperti PAUD dan TK, hingga mengajar di lembaga bimbingan belajar.
“Saya memang sudah jatuh cinta pada dunia pendidikan sejak lama. Melihat senyum anak-anak saat mereka mengerti pelajaran yang tadinya sulit, itu memberi semangat tersendiri bagi saya,” ujarnya.
Namun, inisiatif mendirikan Bimbingan Belajar Gratis baru ia realisasikan pada tahun 2024. Berawal dari ruang kecil di rumahnya, kini kegiatan tersebut telah menjadi tempat belajar alternatif yang terbuka bagi semua siswa dari berbagai latar belakang, tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Marwah menekankan bahwa program ini bukan hanya sekadar tempat belajar, tapi juga ruang tumbuh dan berkembang bagi anak-anak untuk membangun rasa percaya diri dan semangat belajar.
Dengan pencapaiannya saat ini, Marwah berharap apa yang ia lakukan dapat menginspirasi pemuda lainnya untuk turut berkontribusi di bidang yang mereka cintai.
“Saya bersyukur bisa sampai di tahap ini dan mewakili Kecamatan Depok. Terima kasih kepada seluruh tim penilai dan dinas terkait atas perhatian dan apresiasinya. Menang atau tidak, yang terpenting bagi saya adalah bagaimana program ini bisa terus berjalan dan berdampak bagi lebih banyak anak di Kabupaten Cirebon,” tutupnya.
Program Bimbingan Belajar di Rumah Gratis ini diharapkan tidak hanya menjadi proyek sementara, namun bisa menjadi gerakan pendidikan yang berkelanjutan.
Marwah juga membuka pintu kolaborasi bagi pihak-pihak yang ingin ikut mendukung atau berkontribusi dalam pengembangan program ini ke depannya. (Fz)